Pages

Daily GRAM

23.10.15

JAPAN TRIP: DAY 5 Sensoji, Meiji Shrine, Yoyogi Park, Harajuku


 Almost 6 months after the trip and finally I'm writing about the fifth day (better than nothing at all still). Jadi di hari  ke-5 ini yang kebetulan jatuh di hari Minggu, kami bangun agak siang dan mengarah ke daerah Asakusa.


Perjalanan ditempuh menggunakan train dengan biaya sebesar JPY 370 dari Shin-Okubo menuju ke Asakusa. Begitu keluar station, kami disambut oleh keramaian serta banyak lelaki muda bercelana pendek dan berkaki kekar seperti gambar di bawah.


Mereka ini merupakan penarik rickshaw yang konon hanya ada di daerah Asakusa di Tokyo. Karena biaya tour naik rickshaw ini cukup mahal, jadinya saya hanya cukup melihat rickshaw yang lalu lalang saja sambil mengamati penariknya yang lumayan ganteng-ganteng. Kalau saya baca-baca, tour sekitar 10 menit dihargai sekitar JPY 2000-3000 (tergantung 1 atau 2 orang), JPY 5000-8000 untuk setengah jam, dan JPY 9000-15,000 untuk 1 jam.


Tujuan utama saya ke Asakusa adalah untuk mengunjungi Sensō-ji, sebuah kuil Buddha tertua di Tokyo, yang juga menjadi salah satu tempat kunjungan wajib bagi para turis. Di bagian luar Sensō-ji, ada banyak sekali stall-stall yang menjual jajanan ala Jepang mulai dari okonomiyaki, takoyaki, dan banyak lagi yang sudah jelas menggoda iman.






Mungkin karena saya datang pada hari Minggu dan agak siang, Sensō-ji telah dipadati oleh banyak pengunjung, baik oleh turis macam saya yang sekedar ingin foto-foto ataupun yang juga datang untuk berdoa.






Akhirnya saya kalah dengan godaan iman dan pada akhirnya kunjungan ke Sensō-ji ini berakhir dengan jajan-jajan dan duduk-duduk ngemil. Harga makanan yang ditawarkan di stall-stall tersebut rata-rata sekitar JPY 500.



Di depan Sensō-ji terdapat jalanan yang disebut Nakamise-dōri, di mana di sepanjang jalan ini dipenuhi oleh berbagai toko di kiri kanannya yang menawarkan berbagai jenis oleh-oleh khas Jepang mulai dari kaos, tas, kipas, sampai makanan ringan.


Sebelum berpindah lokasi, saya sempat jajan (lagi) taiyaki di dekat station, kali ini  edisi cold taiyaki.



Kenapa packaging Jepang begitu simple tapi menarik?


Dari Asakusa saya mengarah ke daerah Yoyogi dengan train dan mengeluarkan biaya JPY 350 sampai ke Yoyogi Station. Dari Yoyogi Station, saya berjalan kaki menuju Meiji Jingu atau Meiji Shrine salah satu kuil paling terkenal di Jepang. Meiji Shrine merupakan sebuah kuil Shinto yang didedikasikan Kaisar Meiji dan istrinya Permaisuri Shōken.


Meiji Shrine ini terletak di tengah hutan seluas 70 hektar, tak heran selama perjalanan dari Torii (gate berbentuk seperti di atas) sampai ke central sanctuary saya dikelilingi berbagai jenis pohon yang menjulang tinggi. Memang seperti sedang berjalan di tengah hutan rasanya.


Sepertinya bagi warga lokal sendiri, kuil ini digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti ketika saya datang, nampaknya baru saja ada kegiatan yang baru saja selesai oleh orang-orang berpakaian adat di bawah ini.




Selain itu kita juga dapat melihat banyak ema yaitu tablet kayu di mana penganut Shinto menuliskan doanya dan menggantungkannya di kuil. Namun saya melihat banyak juga turis yang menggantungkan doanya di sini.




Selain itu Meiji Shrine juga menjadi kuil tempat berlangsungnya upacara pernikahan. Pas sekali ketika saya ke sana, sedang berlangsung suatu upacara pernikahan.


Salah satu pemandangan unik yang juga bisa kita temui di Meiji Shrine adalah tumpukan tong berisi sake yang didonasikan oleh sake brewers dari berbagai daerah di Jepang. Konon sake sendiri secara tradisional menjadi simbol koneksi antara dewa dengan manusia menurut kepercayaan Shinto.



Dari Meiji Shrine, saya mengarah ke Yoyogi Park yang merupakan salah satu taman terbesar di Tokyo dengan berjalan kaki. Suasana Minggu sore di Yoyogi Park diwarnai oleh kegiatan penduduk Tokyo yang kebanyakan anak muda dengan kegiatan mulai dari piknik, olahraga, latihan berbagai kegiatan mulai dari akrobat sampai dance, juga jalan-jalan sore dengan anjing peliharaan. Saya juga menikmati duduk-duduk sore di bangku taman sambil mengamati kegiatan-kegiatan tersebut yang tidak pernah saya lakukan di Jakarta tercinta ini.




  
Setelah beristirahat sebentar di Yoyogi Park, saya berjalan kaki menuju daerah Harajuku yang merupakan daerah pusat Japanese youth culture & fashion. Dan di hari Minggu sore, seluruh daerah seputaran Harajuku, Omotesando, sampai Takeshita Dori sangat padat manusia! Yah, kecuali mungkin di sekitaran gang-gang menuju jalan utama saya bisa bernafas lega sedikit.




What to do around here? Shopping! Kalau mau mencari brand fashion high end, Omotesando yang juga dikenal sebagai Tokyo's Champs-Elysees jawabannya. Namun salah satu toko yang saya sudah incar untuk mampir di daerah Omotesando ini bukanlah toko fashion melainkan Kiddy LandKiddy Land berisi berbagai mainan, stationery, dan juga merchandise tokoh kartun iconic khas Jepang seperti Hello Kitty, Rilakkuma, Totoro, Doraemon, dan banyak lagi lainnya.


Dari Omotesando saya berjalan kaki menuju Takeshita Dori.


Sepanjang Takeshita Dori ini kebanyakan diisi dengan butik-butik yang isinya lebih banyak pakaian untuk anak muda, cafe, juga restaurant fast food.


Nampaknya orang Jepang ini sangat suka crepes, hampir di setiap wilayah terdapat stall crepes yang ramai pengunjung. Karena penasaran sayapun turut meramaikan antrian salah satu stall crepes di Takeshita Dori yaitu Angel Crepes. Nah di tempat-tempat ini tidak hanya menjual crepes biasa seperti yang kita temukan di Jakarta, namun ada juga crepes-crepes yang saya bisa bilang luar biasa. Kenapa luar biasa? Karena isinya agak ajaib menurut saya, misalnya crepes berisi cheesecake (iyah satu slice cheesecake utuh), masih ditambah lagi dengan cokelat, buah, whipped cream atau custard, yang tidak bisa saya bayangkan jumlah kalori di dalamnya, namun jujur memang menggoda.


Sistem pesannya adalah dengan menyebutkan nomor menu yang diinginkan, bayar, lalu tunggu dipanggil.


Dan inilah crepes saya yang berisikan custard, pisang, dan saus cokelat seharga JPY 400. Masih cukup wajar lah yah.


Kalau mau beli oleh-oleh murah meriah, bisa juga mampir di Daiso yang bisa ditemukan di Takeshita Dori ini. Setelah lelah menghadapi keramaian, menjelang matahari terbenam saya memutuskan kembali ke daerah penginapan di Shin-Okubo, jajan di Don Quijote, lalu beristirahat. Day 5 done!









JAPAN TRIP SERIES

4 komentar:

  1. Mba Niya...lanjut hari ke 6 yaah Ganbatte!! aku seneng banget baca trip jepang, eeh ternyata Mba Niya foodie blogger kesukaan saya nulis ttg perjalanannya juga :)
    ini memotiasi saya buat giat kerja loh Mba...jujur :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, terima kasih juga komentarnya, menambah semangat untuk nulis. Please wait for day-6 yah. :)

      Hapus
  2. Wah enak banget pas kamu kesana pas panas, pas aku kesana lagi musim peralihan, jadi suka hujan jadi kalo mau jalan2 rada susah...
    Jadi pengen ke Jepang lagi...

    http://beforewehungry.blogspot.com/

    BalasHapus
  3. di daerah ini apa orang jepangnya bisa ngomong inggris ?

    BalasHapus

Pieces of My Blog

review (333) food (322) seafood (99) Central Jakarta (87) chicken (80) rice (79) pork (76) noodle (67) South Jakarta (64) travel (64) beef (62) indonesian cuisine (62) japanese cuisine (62) West Jakarta (58) desserts (55) dessert (52) italian cuisine (51) cake (48) chinese cuisine (47) pasta (47) daily (43) Grand Indonesia (32) soup (32) american cuisine (30) North Jakarta (27) ice cream (27) korean cuisine (27) family (26) chit chat (25) PIK (21) salad (21) miscellaneous (20) thoughts (20) Central Park (19) burger (19) pizza (19) dim sum (18) steak (18) japan (17) friends (16) South Korea (15) japan trip (15) kway teow (15) Plaza Indonesia (14) backpacker jepang (14) biaya ke jepang (14) duck (14) jalan-jalan jepang (14) jepang (14) persiapan ke jepang (13) sushi (13) thai cuisine (13) indian cuisine (12) singapore cuisine (12) french cuisine (11) hotel (11) yogyakarta (11) Pacific Place (10) singapore (10) ramen (9) senopati (9) Seoul (8) all you can eat (8) chocolate (8) coffee shop (8) doodling (8) fine dining (8) kopitiam (8) tex-mex cuisine (8) Gandaria City (7) Puri Indah (7) Serpong (7) event (7) fashion (7) milk tea (7) Mal Puri Indah (6) Taman Anggrek (6) brunch (6) pastry (6) scbd (6) tea (6) thamrin (6) Hong Kong (5) Taman Ratu (5) backpacker korea (5) lamb (5) looklet (5) malaysia (5) mocktail (5) osaka (5) sashimi (5) thailand (5) tokyo (5) travel korea (5) Kota Kasablanka (4) coffee (4) dutch cuisine (4) gapyeong (4) itinerary korea (4) kyoto (4) malaysian cuisine (4) meatball (4) mexican cuisine (4) phuket (4) sandwich (4) snack (4) vegetarian (4) Alam Sutera (3) Citywalk Sudirman (3) Jeju (3) Lotte Shopping Avenue (3) Mangga Besar (3) Muara Karang (3) Plaza Senayan (3) Senayan City (3) Setiabudi One (3) biaya korea (3) bsd (3) buffet (3) cocktail (3) curhat colongan (3) curry (3) fast food (3) jalan-jalan korea (3) menteng (3) mobile apps (3) peranakan cuisine (3) porridge (3) prayers (3) spanish cuisine (3) sudirman (3) theme park (3) Gatot Subroto (2) Panglima Polim (2) Sabang (2) Taiwanese Cuisine (2) bsd city (2) busan (2) delivery (2) disneyland (2) feed (2) foie gras (2) fruit (2) german cuisine (2) green ville (2) idol (2) ismaya (2) jalan panjang (2) karawaci (2) martabak (2) mood (2) mushroom (2) music (2) petite france (2) photoraphy (2) ramadhan (2) rooftop (2) satay (2) shabu-shabu (2) sky dining (2) smoothies (2) supermarket (2) tangerang (2) tempura (2) the breeze (2) visit korea (2) wine (2) Bogor (1) Cisarua (1) FX (1) Femina (1) Femina FoodLovers (1) For Sale (1) Hajime Ramen House (1) Juanda (1) Kuningan (1) Kuningan City (1) Living World (1) MKG (1) Mal Ciputra (1) PX Pavilion (1) Pesanggrahan (1) Sentul (1) Slipi (1) Tangerang Selatan (1) Tebet Green (1) World Street Food Congress 2013 (1) aeon mall (1) airasia jepang (1) alcohol (1) art (1) asisten pribadi (1) autumn in japan (1) backpacker ke korea (1) bakso (1) bandung (1) bangkok (1) bar (1) beach (1) belgian cuisine (1) best ramen Jakarta (1) bintaro (1) bread (1) breakfast (1) british cuisine (1) bubur ayam (1) buka puasa (1) cake shop (1) celebrity chef (1) cheap eats korea (1) chicken rice (1) christmas (1) citos (1) comfort food (1) cookies (1) croissant (1) de ritz building (1) disneysea (1) diy (1) doraemon (1) dotonbori (1) dream (1) emporium pluit (1) fall in japan (1) fish (1) foliage (1) food bazaar (1) food court (1) fujiko f. fujio (1) fusion (1) garden korea (1) gelato (1) gion (1) gotemba (1) gotemba premium outlet (1) gusung macan (1) gwangali (1) haeundae (1) high tea (1) home-made cuisine (1) hotdog (1) htiachi seaside park (1) intiland tower (1) itinerary jepang (1) japan trip 2017 (1) jepang mahal (1) jogja (1) juice (1) kawasaki (1) kebayoran (1) kelapa gading (1) kemang (1) kemayoran (1) kempinski (1) kepulauan seribu (1) kiyomizu dera (1) korail pass (1) kushiyaki (1) lighting festival (1) lippo mall kemang (1) lippo mall puri (1) makan apa di myeongdong (1) makan murah di korea (1) mal kelapa gading (1) mandarin oriental (1) membabibuta (1) middle eastern cuisine (1) midplaza (1) milkshake (1) moroccan cuisine (1) mutton (1) myeongdong (1) myeongdong food guide (1) nami island (1) nara (1) one belpark (1) pancake (1) pembuatan visa korea selatan (1) penang (1) pengajuan visa korea (1) persiapan jepang (1) persiapan ke korea (1) pho (1) pim (1) pondok indah (1) por que no (1) portugese cuisine (1) pulau balik layar (1) pulau bulat (1) pulau gosong (1) pulau harapan (1) pulau macan (1) pulau perak (1) radio dalam (1) ramen Jakarta (1) ramen PIK (1) recipe (1) restoran myeongdong (1) roxy (1) running man haha restaurant (1) sausage (1) sekapur sirih (1) sekosani (1) semanggi (1) seoul food guide (1) set menu (1) shinsaibashi suji (1) shirakawa go (1) shopping (1) sogo (1) sop buntut (1) stea (1) steak ramen (1) street food (1) suki (1) sundanese food (1) sunday brunch (1) swiss cuisine (1) takayama (1) the garden of morning calm (1) tips (1) toast (1) tokyo disneyland (1) transportasi jepang (1) transportasi korea (1) turkey (1) turkish cuisine (1) tv (1) udon (1) umeda (1) universal studios (1) valentine (1) vegan (1) venison (1) vietnamese cuisine (1) visa jepang (1) visa korea ditolak (1) waffle (1) warisan kuliner (1) wedding venue (1) winter in japan (1) wolter monginsidi (1) yakiniku (1) yanaka ginza (1) yesboss (1)