I've been to Yogyakarta many times but this was my first time landing in Yogyakarta International Airport in Kulon Progo. Check out my first impression and transportation tip in my youtube video above.
Tampilkan postingan dengan label yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yogyakarta. Tampilkan semua postingan
31.1.22
23.1.22
Amaranta Prambanan, Yogyakarta
Check my review on Amaranta Prambanan Hotel, Yogyakarta on my youtube below:
3.1.22
31.10.16
ROASTER AND BEAR - Yogyakarta
Masih di Jogja juga, kali ini saya mampir ke ROASTER AND BEAR yang berlokasi di Jl. Pangeran Mangkubumi dekat dengan Tugu Jogja, bersandingan dengan Hotel Harper. Sesuai dengan namanya ROASTER AND BEAR, keunikan dari tempat ini adalah tema beruang yang menghiasi hampir setiap sudut ruangan. ROASTER AND BEAR yang dibuka sejak tahun 2015 ini merupakan salah satu tempat nongkrong yang asik di Yogyakarta. Yuk kita mampir ke dalamnya.
27.10.16
MOVE ON - Prawirotaman, Yogyakarta
Ceritanya minggu lalu saya kabur ke Yogyakarta untuk main-main sebentar di sana. Kali ini saya ingin mencoba beberapa tempat baru yang lagi hip di Jogja, salah satunya MOVE ON yang baru sekitar sebulanan buka ini. Lokasi tempat satu ini berada di Jl. Prawirotaman yang merupakan tempat lalu-lalangnya para bule di Jogja sana. Atau mungkin yang nonton AADC 2 pasti tau Greenhost Boutique Hotel, tempat Cinta ketemu Rangga pas lagi lihat pameran, nah, dekat-dekat situ lah lokasinya. Seperti apa sih MOVE ON ini?
23.9.13
Yogyakarta: Pak Rebo | Bakso Bethesda | Depot Ponorogo | Nasi Langgi Bu Yatik | Gudeg Yu Djum | Cha Cha Milk Tea
Hari ini saya akan membahas borongan beberapa tujuan kulineran saya di Yogyakarta. Mari kita mulai:
1. Bakmi Jawa Pak Rebo
Jl. Brigjen Katamso No. 167
Tel. (0274) 933 4388
Bakmi Godog - IDR 15,000
1. Bakmi Jawa Pak Rebo
Jl. Brigjen Katamso No. 167
Tel. (0274) 933 4388
Bakmi Godog - IDR 15,000
Semenjak hari pertama saya tiba di Yogyakarta, saya bercita-cita makan mi godog, apa daya mi godog yang langganan teman saya yang pernah saya kunjungi beberapa tahun lalu tutup sampai berhari-hari. Akhirnya teman sayapun mengantar kami ke Bakmi Jawa Pak Rebo.
Saya baru mengetahui kalau mi godog itu dimasak per 1 porsi sekali masak, jadi kalau ramai, sabar-sabar saja untuk menunggu pesanan kita datang. Datanglah pesanan saya sepiring Bakmi Godog dengan mie yang tipis, dilengkapi telur, ayam, serta sayuran, dan bawang goreng. Rasanya memang nikmat, kuahnya gurih, mantap dimakan malam hari, agar lebih sedap ditambahkan kecap rawit sedikit.
-------
2. Bakso RS Bethesda
Jl. Jendral Sudirman 70
Saya sempat mampir ke sebuah rumah sakit di Yogyakarta hanya untuk mencoba semangkuk bakso, tepatnya di RS Bethesda. Tukang bakso ini terletak di ujung kantin RS Bethesda. Apa bedanya dengan bakso lainnya? Bakso ini non-halal, dan ini juga yang membuat saya penasaran.
Saya agak lupa harganya, yang pasti di bawah IDR 15,000, dalam semangkuk bakso terdapat bakso dengan ukuran sedang, tahu, mie, serta daging babi. Rasanya memang nikmat! Baksonya lembut, kuahnya gurih dan mantap, tahunya melengkapi kenikmatan semangkuk bakso tersebut.
-------
3. Depot Nasi Rawon & Pecel Ponorogo
Jalan Urip Sumoharjo 133
3. Depot Nasi Rawon & Pecel Ponorogo
Jalan Urip Sumoharjo 133

Pada trip saya ke Jogja sebelumnya, saya ingat teman saya membawa saya untuk sarapan nasi pecel (nasi dengan sayuran dan bumbu kacang), dan sayapun ingin kembali mengunjunginya. Letaknya di seberang XXI, sebuah tempat yang tidak terlalu besar yang menyediakan nasi pecel, gorengan, serta rawon.
Nasi Pecel | Kerupuk Gendar
Peyek Teri
Tempe
Kalau sampai saya minta diantar lagi ke sini, berarti nasi pecel ini enak (at least menurut saya). Kalau tidak mau kehabisan gorengan seperti tahu, tempe, bakwan, otak, paru ada baiknya datang lebih awal. Hari itu saya makan nasi pecel, ditambah kerupuk gendar, sepotong tempe, sepotong peyek teri, juga paru goreng yang untuk kesemuanya itu saya hanya membayarkan IDR 11,000 saja. Sepiring nasi pecel dihargai IDR 2,500, untuk sepotong tempe IDR 500, dan sepotong paru goreng IDR 7,000. Cheap and yummy!
-------
4. Nasi Langgi Bu Yatik
Simpang 3 Jl. Magelang dengan Jl. Kranggan Barat
Belum lengkap ke Jogja kalau belum makan sego kucing. Jadilah teman saya membawa kami ke sebuah tempat bernama Nasi Langgi Bu Yatik. Begitu datang kita bisa langsung memilih makanan yang kita inginkan, lalu duduk lesehan di atas tikar sambil menikmati makan malam.

Tempat makan semacam ini buka pada malam hari, namun makin malam kita datang, makin besar kemungkinan untuk kehabisan, karena baikn nasi maupun gorengan yang disediakan terbatas.
Nasi Jamur | Nasi Teri
Malam itu saya mencoba Nasi Jamur dan Nasi Teri masing-masing harganya IDR 2,000. Nasi Jamur saya sudah merupakan bungkus terakhir, untungnya masih kebagian. Walau murah dan sederhana, rasanya tidak mengecewakan, nasinya pulen, baik teri maupun jamurnya rasanya juga enak, sambalnya juga mantap! This kind of food is a must if you visit Yogyakarta.
Malam itu saya mencoba Nasi Jamur dan Nasi Teri masing-masing harganya IDR 2,000. Nasi Jamur saya sudah merupakan bungkus terakhir, untungnya masih kebagian. Walau murah dan sederhana, rasanya tidak mengecewakan, nasinya pulen, baik teri maupun jamurnya rasanya juga enak, sambalnya juga mantap! This kind of food is a must if you visit Yogyakarta.
-------
5. Gudeg Yu Djum
Jl. Kaliurang KM 4,5
Karangasem CT III / 22
Tel. (0274) 515 968
Nah ini dia yang paling khas Yogyakarta, gudeg! Walaupun saya tidak begitu menyukai gudeg karena manis, rasanya belum afdol kalau tidak mencicipinya selama di Jogja. Kamipun mampir ke Yu Djum, salah satu gudeg paling tenar di Yogyakarta.
Nasi Gudeg Krecek Paha - IDR 18,000
Saya tidak begitu menyukai gudeg, tapi saya sangat suka krecek. Untuk saya, krecek di Yu Djum ini terlalu manis, daging ayamnya lembut dan manis. Berbeda dengan pendapat kakak saya yang saya oleh-olehi gudeg, dia sangat suka Gudeg Yu Djum ini.
Yu Djum juga menyediakan paketan untuk oleh-oleh, baik dengan kendil maupun besek (tergantung paket).
Saya tidak begitu menyukai gudeg, tapi saya sangat suka krecek. Untuk saya, krecek di Yu Djum ini terlalu manis, daging ayamnya lembut dan manis. Berbeda dengan pendapat kakak saya yang saya oleh-olehi gudeg, dia sangat suka Gudeg Yu Djum ini.
Yu Djum juga menyediakan paketan untuk oleh-oleh, baik dengan kendil maupun besek (tergantung paket).
-------
6. ChaCha Milk Tea
Jl. Gejayan Komplek Colombo No.1
Jl. Gejayan Komplek Colombo No.1
Beberapa lama ini Jakarta dilanda milk tea wave, rupanya tidak demikian dengan Yogyakarta, tidak banyak saya temukan tempat-tempat yang menjual milk tea. ChaCha merupakan satu dari sedikit tempat yang menjual milk tea. Interiornya manis dan lucu dengan unsur kayu-kayuan yang mendominasi.
Green Milk Tea with Topping - IDR 12,000
Harga milk tea di sini nyaris separuh dari harga milk tea yang ada di Jakarta, mulai dari IDR 9,000 sampai dengan IDR 14,000. Untuk rasa memang lebih enak milk tea seperti Chatime atau Comebuy, namun tidak mengecewakan.
So, setelah membaca beberapa posts saya yang membahas beberapa tempat di Yogyakarta, apakah anda tertarik untuk mengunjungi Yogyakarta? Do visit Yogyakarta, and enjoy cheap and tasty food!
Harga milk tea di sini nyaris separuh dari harga milk tea yang ada di Jakarta, mulai dari IDR 9,000 sampai dengan IDR 14,000. Untuk rasa memang lebih enak milk tea seperti Chatime atau Comebuy, namun tidak mengecewakan.
So, setelah membaca beberapa posts saya yang membahas beberapa tempat di Yogyakarta, apakah anda tertarik untuk mengunjungi Yogyakarta? Do visit Yogyakarta, and enjoy cheap and tasty food!
20.9.13
Yogyakarta: Michigo
Masih dalam rangka berbagi pengalaman trip saya ke Yogyakarta yang memang kebanyakan diisi dengan makan, kali ini saya akan membahas tentang Michigo. Kalau penggemar K-Pop, pasti ingatnya G Dragon kalau dengar kata Michigo, nah si Michigo yang saya kunjungi ini memang ada hubungannya dengan K-Pop, Michigo di Yogyakarta ini menyajikan makanan ala Korea.
Saya mengetahui keberadaan restoran ini awalnya dari twitter @PakBondan, dan tertariklah saya untuk berkunjung ke tempat ini. Restoran yang masih cukup baru dan bernuansa modern ini ramai pengunjung. Dengan interior yang kurang lebih restoran fast food, tidak hanya anak muda yang berkunjung ke sini, tapi saya juga melihat banyak keluarga, juga orang-orang tua.
Di Michigo, sistemnya self service. Untuk memesan, kita dapat memilih langsung di iPad yang tersedia (seperti gambar di bawah), lalu langsung bayar di kasir.
Setelah memesan, nantinya kita akan diberi semacam beeper, yang nantinya akan bergetar kalau pesanan kita sudah siap. Uniknya, beeper di Michigo ini ada videonya, yang menampilkan potongan-potongan clip lagu-lagu K-Pop.
Buat penggemar K-Pop, tebak, video clip siapakah di atas ini?
Setelah pesanan kita siap, kita dapat mengambil sendiri di counter 'take your order'. Di bawah adalah beberapa cicipan saya dan teman-teman di Michigo.
Setelah pesanan kita siap, kita dapat mengambil sendiri di counter 'take your order'. Di bawah adalah beberapa cicipan saya dan teman-teman di Michigo.
Michigo Mango Juice - IDR 12,000
Juice yang tersedia di Michigo ini dilabeli dengan brand Michigo sendiri. Juicenya enak dan segar, aroma mangganya terasa.
Nokcha Pat Bing Soo - IDR 33,000
Pat Bing Soo merupakan es campur ala Korea. Di Korea Selatan sendiri, pat bing soo yang ada di cafe-cafe biasa harganya cukup mahal, hampir IDR 100,000 kalau dirupiahkan. Ada beberapa pilihan rasa pat bing soo di sini, dan teman saya memilih Nokcha Pat Bing Soo yang menurut dia rasanya kurang nampol dan agak hambar.
Spicy ChickenGO! - IDR 22,000
Honey ChickenGO! - IDR 22,000
Di Michigo juga menyediakan ayam goreng ala Korea, yang sempat saya cicip sewaktu kunjungan saya adalah yang spicy dan honey. Untuk yang spicy sausnya terasa sekali gochujangnya, namun karena banyak sausnya, ayamnya tidak terasa crispy. Saya lebih suka yang honey, ayamnya crunchy, dan manis. Nikmat!
Grilled Deungshim (200 gr) - IDR 40,000
Grilled Deungshim merupakan daging sapi blade cut yang dipanggang dengan Korean BBQ Sauce. Tekstur dagingnya cukup kasar, namun tidak alot walaupun dipanggang well done.
Bibim Naeng Myun - IDR 48,000
Bibim Naeng Myun merupakan makanan summer khas Korea Selatan, karena disajikan dingin. Mienya tipis, dilengkapi dengan saus gochujang, irisan pir, telor, juga daging sapi, dan babat. Ada 2 opsi untuk mie dingin ini, Bibim Naeng Myun yang kuahnya terpisah, dan Mul Naeng Myung yang kuahnya sudah tercampur dengan mie. Mie yang kenyal dipadus cold gravy yang kental dan gurih, dinikmati dengan potongan daging dan babat, bagaimana rasanya? Enak banget. Rasanya perpaduan asin, asam, segar, sulit dijelaskan, harus dicoba sendiri, membuat saya merindukan Korea Selatan.
Seusai makan, kita harus menaruh sendiri nampan dan perlengkapan makan yang kita pakai di tempat yang disediakan. Benar-benar self service. :D
Seusai makan, kita harus menaruh sendiri nampan dan perlengkapan makan yang kita pakai di tempat yang disediakan. Benar-benar self service. :D
Sayang sekali Michigo baru ada di Yogyakarta, kalau ada di Jakarta, saya akan menjadi pelanggan reguler untuk menikmati Bibim Naeng Myun-nya.
Michigo
Jalan Colombo no 7
Yogyakarta
(0274) 552888
www.michigoid.com
18.9.13
Yogyakarta: Sate Klathak Pak Pong
Pernah mendengar yang namanya sate klathak? Di sepanjang Jl. Imogiri, Bantul, terdapat banyak penjual sate klathak, salah satu yang paling terkenal bernama Sate Pak Pong. Sebelum menuju ke Omahe mBok Giyem yang saya tulis di post sebelumnya, kamipun mampir ke Sate Pak Pong untuk mencicipi seperti apa sate klathak tersebut. Sate Pak Pong merupakan rumah makan yang sederhana dengan beberapa meja dan bangku kayu saja. Saat saya datang, masih jam nanggung sehingga tidak ramai.
Apakah sate klathak itu? Sate klathak merupakan sate yang terbuat dari daging kambing muda, dan ditusukkan ke jeruji sepeda. Boleh dibilang jeruji tersebutlah yang menjadi keunikan sate klathak ini. Konon daging satenya hanya dibumbui dengan garam dan merica saja.
Sate Klathak - IDR 13,000 (2 tusuk / porsi)
Seporsi sate klathak terdiri dari dua tusuk sate yang potongan dagingnya cukup besar-besar. Untuk teman makan sate disediakan kecap manis. Saya bukan penggemar kambing, tapi saya suka sate klathak ini! Dagingnya tidak bau, serta sangat empuk, cukup dicocol kecap manis sedikit sudah sangat nikmat.
Nasi Goreng Kambing
Karena ceritanya hanya nyemal-nyemil sore, untuk menemani makan sate kampipun memesan sepiring nasi goreng kambing untuk dimakan bersama. Saya lupa harganya, sepertinya sekitar IDR 15,000-20,000 saja. Nasi gorengnya sangat enak! Walaupun agak berminyak, mungkin nasi goreng kambing terenak yang pernah saya makan. Bumbunya sangat pas, dan daging kambingnya empuk dan tidak bau.
Untuk penggemar kambing, ataupun yang bertujuan untuk kulineran ke Yogyakarta, menurut saya sate klathak sangat perlu untuk dicoba. Dari mana nama klathak itu? Dari bunyi ketika sate dibakar rupanya. Klathak...klathak.
Sate Klathak Pak Pong
Jl. Imogiri Timur KM 10
Bantul, Yogyakarta
Tel. (0274) 3277822
16.9.13
Yogyakarta: Omahe mBok Giyem
Masih dalam rangka wisata kuliner di Yogyakarta, kami mampir ke satu tempat bernama Omahe mBok Giyem. Lokasinya di daerah Bantul, cukup jauh dari pusat kota Jogja. Omahe mBok Giyem berlokasi di sebuah rumah bernuansa jadul di tengah pemukiman penduduk yang sepi dan tenang.
Baik bagian dalam ataupun luar dari rumah makan ini diisi dengan meja dan kursi kayu, serta dekorasi yang bernuansa vintage. Saya datang pada hari Minggu malam, dan saat itu tidak ada tamu selain saya dan teman-teman saya, jadinya makin berasa homey, seakan makan di rumah sendiri bersama keluarga. :p
Omahe mBok Giyem menawarkan makanan yang kebanyakan ala Indonesia. Inilah makanan dan minuman saya dan teman-teman malam itu:
Es Cincau - IDR 6,000
Tomat Tubruk - IDR 7,000
Tea Tarik - IDR 7,000
Minuman-minuman di Omahe mBok GIyem tersaji dalam gelas yang tidak terlalu besar namun pas. Rasanya juga oke, saya sendiri memesan Tea Tarik, rasanya tidak kalah dengan tea tarik dengan harga lebih mahal.
Es Campur - IDR 10,000
Es campurnya tidak terlalu manis. Jujur, saya lupa isinya apa saja (minta ditimpuk pembaca), tapi kurang lebih dapat terlihat dari gambar di atas.
Rojali - IDR 10,000
Rojali ini berupa tape yang dibalur tepung dan digoreng dan disajikan dengan parutan keju serta coklat meses.. Buat teman saya yang pecinta tape, rasanya mantap. Buat saya yang bukan pecinta tape, rasanyapun enak.
Kerupuk Gendar - Free
Kerupuk gendar ini merupakan compliment dari Omahe mBok Giyem. Kerupuk yang terbuat dari nasi ini memang nikmat, apalagi gratis.
Soup Jamur Asam Pedas - IDR 15,000
Soup Jamur Asam Pedas di Omahe mBok Giyem ini berupa sop tom yam berisikan sayuran serta jamur. Rasanya asam, pedas, segar, dan sedikit membuat terbatuk-batuk kalau tidak kuat pedas.
Paket Ayam Bakar OMG - IDR 17,500
Paket Ayam Bakar OMG (Omahe mBok Giyem) terdiri dari paketan nasi, sepotong ayam bakar, serta sayur lodeh. Sayur lodehnya enak, ayamnya juga dibumbui dengan baik.
Bihun Kuah Special - IDR 15,000
Bihun dengan kuah bening ini berisikan sayur-sayuran, bakso ikan, bakso sapi, serta daging ayam dan jamur. Untuk saya rasanya sedikit tawar, jadi agar pas dengan lidah saya tambahkan sedikit kecap.
Nasi Mawut (Magelangan) - IDR 15,000
Nasi Mawut merupakan nasi goreng yang dicampur dengan mie, disajikan dengan acar dan kerupuk. Rasanya enak, porsinya juga besar.
Makanan yang disajikan di Omahe mBok Giyem boleh dibilang makanan rumahan, sesuai dengan suasananya, namun walaupun begitu rasanya cukup memuaskan, apalagi harga yang ditawarkan terbilang murah. Pelayanan di sinipun sangat baik, pelayannya ramah-ramah dan helpful. Walau sepanjang kunjungan kami ke sana tidak ada tamu lain, tidak selalu Omahe mBok Giyem ini sepi, karena biasanya banyak yang datang dalam rombongan, namun kebanyakan pada siang hari.
Omahe mBok Giyem juga memilikki cabang di Jakarta, namun di sebuah mall di bilangan Blok M, namun menurut saya yang istimewa dari Omahe mBok Giyem di Bantul ini adalah suasana dan lingkungannya, sehingga tidak akan istimewa kalau di dalam gedung seperti mall.
Omahe mBok Giyem
Badegan Belakang Polres
Bantul- Yogyakarta
Tel. (0274) 9687170
13.9.13
Yogyakarta: Bale Raos
Di hari Minggu yang cerah (terlalu cerah sampai kepanasan tepatnya), saya dan teman-teman mengunjungi Keraton dan Taman Sari. Setelah mengunjungi kedua tempat tersebut, tibalah waktu makan siang, dan meluncurlah kami ke Bale Raos yang letaknya tak jauh dari Keraton.
Keunikan Bale Raos adalah, tempat ini menyajikan makanan-makanan kesukaan para Sultan Yogyakarta di tempat dengan arsitektur yang sangat Jawa. Ruangan di Bale Raos bersifat terbuka, jadi tidak menggunakan pendingin ruangan. Saat saya datang, tempat ini masih sepi, namun tak lama datanglah rombongan yang langsung memenuhi hampir separuh tempat ini. Bale Raos merupakan tempat yang banyak dikunjungi turis di Yogyakarta, jadi ada baiknya untuk datang lebih awal untuk makan siang atau makan malam.
Di meja kami sudah tersedia gelas-gelas berisikan air putih, dan tak lama disajikan juga sepiring kerupuk jagung yang ternyata enak juga kalau dicampur dengan nasi. Masing-masing dari kamipun memilih makanan yang beberapa di antaranya diberi keterangan bahwa makanan tersebut merupakan favorit dari Sultan, mulai dari Sultan ke VII sampai dengan ke X, juga GKR Hemas.
Dan saksikanlah makanan dan minuman ala Sultan kami siang itu #lebai :
Es Sapaitu - IDR 15,000 ++
Es Sapaitu merupakan minuman sarsaparila yang dicampur dengan susu kental dan es. Sarsaparilanya yang dipakai di sini berasal dari Yogyakarta. Rasanya kurang lebih seperti root bear float.
Es Asem - IDR 9.000 ++
Sudah pasti ini bukan pesanan saya, minuman yang sepertinya sehat ini terbuat dari rebusan asam jawa yang dicampur dengan gula kelapa cair.
Selada Huzar - IDR 24,000 ++
Hidangan ini konon biasa dihidangkan pada masa Sri SUltan Hamengku Buwono VIII sekitar tahun 1920-1930an. Sudah keren yah makanan jaman itu, saya aja jarang makan salad. Salad dengan isi sayur-sayuran dengan topping mayonaise, keju, dan telor ini porsinya cukup besar, sehingga cocok untuk sharing.
Roti Jok - IDR 20,000 ++
Roti Jok merupakan roti yang terbuat dari tepung beras dan tepung terigu dan disajikan dengan semur ayam. Hidangan ini konon merupakan favorit dari Sultan Hamengku Buwono VIII.
Lombok Kethok - IDR 27,000 ++
Lombok Kethok merupakan hidangan favorit Sultan Hamengku Buwono mulai dari VI sampai IX yang terbuat dari daging sapi yang dimasak seperti semur dengan potongan cabai besar dan irisan tomat hijau.
Bestik Lidah - IDR 50,000 ++
Lidah sapi yang empuk dengan bumbu yang enak ini disajikan dengan 'kentang ongklok' dan serces (setup sayuran favorit Sri Sultan Hamengku Buwono IX).
Bestik Djawa - IDR 50,000 ++
Menu yang konon juga kesenangan Sri Sultan Hamengku Buwono IX ini terbuat daging sapi giling dengan kuah semur manis, dan disajikan dengan puree kentang dan sayuran.
Nasi Tradisional Set - IDR 45,000 ++
Nasi Tradisional Set ini merupakan perpaduan nasi merah dari Wonosari dengan beberapa makanan favorit kesultanan, di antaranya Gecok Ganem (bakso yang disajikan dengan santan, kesukaan Sultan Hamengku Buwono IX), Oseng Daun Pepaya (kesukaan GKR Hemas), Tempe & Tahu Bacem, serta Lombok Kethok.
Pecal Ayam - IDR 25,000 ++
Pecal ayam berupa ayam panggang yang berbumbukan berbagai rempah-rempah dan kemangi.
Podeng Angin - IDR 9,000 ++
Dessert berupa setup nanas dipadu dengan whipped cream ini merupakan salah satu kegemaran Sultan Hamengku Buwono VIII. Kalau hanya dimakan bagian atasnya saja, rasanya akan tawar, oleh karena itu harus diaduk sampai ke bagian bawahnya.
Prawan Kenes - IDR 10,000 ++
Kudapan dengan penampilan unik yang juga favorit Sultan Hamengku Buwono VIII ini (banyak yah favoritnya) berupa pisang kepok yang dibelah dua yang diikat dengan daun pandan, dijepitkan ke bambu dan dibakar.
Manuk Nom - IDR 7,500 ++
Manuk Nom merupakan dessert berupa pudding yang berbentuk seperti burung (dengan sayap emping?) terbuat dari tape ketan hijau dan telor. Di jaman Sri Sultan Hamengku Buwono VII, hidangan ini biasa dinikmati sebagai dessert, sedangkan di era Sri Sultan Hamengku Buwono VIII disajikan sebagai appetizer.
Bagaimana kesan saya setelah mencoba makanan kesukaan para Sultan? Ternyata selera saya dan Sultan agak berbeda. Dari rasa menurut saya belum ada yang mengesankan saya, tapi cukup memuaskan. Harga yang dipasangpun tergolong affordable. Walaupun begitu, menurut saya Bale Raos tetap patut dikunjungi dalam agenda perjalanan ke Yogyakarta. Di mana lagi bisa mencicipi makanan-makanan kesukaan para Sultan selain di sini? Sugeng dahar.
Bale Raos
Jl. Magangan Kulon 1
Yogyakarta
Tel. (0274) 415 550
Langganan:
Postingan (Atom)
Pieces of My Blog
review
(334)
food
(322)
seafood
(99)
Central Jakarta
(87)
chicken
(80)
rice
(79)
pork
(76)
travel
(69)
japanese cuisine
(67)
noodle
(67)
South Jakarta
(64)
indonesian cuisine
(62)
beef
(61)
West Jakarta
(58)
desserts
(55)
dessert
(52)
italian cuisine
(51)
cake
(48)
chinese cuisine
(47)
pasta
(47)
japan
(33)
Grand Indonesia
(32)
daily
(32)
soup
(32)
american cuisine
(30)
North Jakarta
(27)
ice cream
(27)
korean cuisine
(27)
japan trip
(26)
PIK
(21)
salad
(20)
Central Park
(19)
burger
(19)
dim sum
(19)
jalan-jalan jepang
(19)
miscellaneous
(19)
pizza
(19)
steak
(18)
thoughts
(18)
South Korea
(15)
backpacker jepang
(15)
biaya ke jepang
(15)
kway teow
(15)
Plaza Indonesia
(14)
duck
(14)
jepang
(14)
thai cuisine
(14)
yogyakarta
(14)
hotel
(13)
persiapan ke jepang
(13)
sushi
(13)
indian cuisine
(12)
ramen
(12)
singapore cuisine
(12)
french cuisine
(11)
family
(10)
singapore
(10)
Pacific Place
(9)
coffee shop
(9)
friends
(9)
japan trip 2019
(9)
senopati
(9)
Seoul
(8)
all you can eat
(8)
autumn in japan
(8)
chocolate
(8)
doodling
(8)
fine dining
(8)
kopitiam
(8)
tex-mex cuisine
(8)
Gandaria City
(7)
Puri Indah
(7)
Serpong
(7)
event
(7)
fashion
(7)
hokkaido
(7)
milk tea
(7)
osaka
(7)
tokyo
(7)
Hong Kong
(6)
Mal Puri Indah
(6)
Taman Anggrek
(6)
brunch
(6)
pastry
(6)
scbd
(6)
tea
(6)
thailand
(6)
thamrin
(6)
Taman Ratu
(5)
backpacker korea
(5)
fall in japan
(5)
japan trip 2017
(5)
kyoto
(5)
lamb
(5)
looklet
(5)
malaysia
(5)
mocktail
(5)
sashimi
(5)
travel korea
(5)
Kota Kasablanka
(4)
Plaza Senayan
(4)
coffee
(4)
dutch cuisine
(4)
gapyeong
(4)
itinerary korea
(4)
japan trip budget
(4)
malaysian cuisine
(4)
meatball
(4)
mexican cuisine
(4)
phuket
(4)
sandwich
(4)
snack
(4)
vegetarian
(4)
Alam Sutera
(3)
Citywalk Sudirman
(3)
Jeju
(3)
Lotte Shopping Avenue
(3)
Mangga Besar
(3)
Muara Karang
(3)
Senayan City
(3)
Setiabudi One
(3)
biaya korea
(3)
bsd
(3)
buffet
(3)
cocktail
(3)
curhat colongan
(3)
curry
(3)
disneyland
(3)
fast food
(3)
itinerary jepang
(3)
jalan-jalan korea
(3)
menteng
(3)
mobile apps
(3)
peranakan cuisine
(3)
porridge
(3)
sapporo
(3)
spanish cuisine
(3)
sudirman
(3)
theme park
(3)
Gatot Subroto
(2)
Panglima Polim
(2)
Sabang
(2)
Taiwanese Cuisine
(2)
bangkok
(2)
biei
(2)
bsd city
(2)
busan
(2)
delivery
(2)
feed
(2)
foie gras
(2)
fruit
(2)
furano
(2)
german cuisine
(2)
green ville
(2)
hakodate
(2)
hokkaido rail pass
(2)
idol
(2)
ismaya
(2)
jalan panjang
(2)
jogja
(2)
karawaci
(2)
martabak
(2)
mood
(2)
mushroom
(2)
music
(2)
otaru
(2)
pembuatan visa korea selatan
(2)
petite france
(2)
photoraphy
(2)
ramadhan
(2)
rooftop
(2)
satay
(2)
shabu-shabu
(2)
shirakawa go
(2)
sky dining
(2)
smoothies
(2)
supermarket
(2)
tangerang
(2)
tempura
(2)
the breeze
(2)
transportasi jepang
(2)
visa jepang
(2)
visa korea ditolak
(2)
visit korea
(2)
wine
(2)
yokohama
(2)
Bogor
(1)
Cisarua
(1)
FX
(1)
Femina
(1)
Femina FoodLovers
(1)
For Sale
(1)
Hajime Ramen House
(1)
Juanda
(1)
Kuningan
(1)
Kuningan City
(1)
Living World
(1)
MKG
(1)
Mal Ciputra
(1)
PX Pavilion
(1)
Pesanggrahan
(1)
Sentul
(1)
Slipi
(1)
Tangerang Selatan
(1)
Tebet Green
(1)
World Street Food Congress 2013
(1)
aeon mall
(1)
airasia jepang
(1)
airport
(1)
alcohol
(1)
art
(1)
asakusa
(1)
asisten pribadi
(1)
backpacker ke korea
(1)
bakso
(1)
bandung
(1)
bar
(1)
beach
(1)
belgian cuisine
(1)
best ramen Jakarta
(1)
bintaro
(1)
bread
(1)
breakfast
(1)
british cuisine
(1)
bubur ayam
(1)
buka puasa
(1)
cake shop
(1)
celebrity chef
(1)
cheap eats korea
(1)
chicken rice
(1)
christmas
(1)
citos
(1)
comfort food
(1)
cookies
(1)
croissant
(1)
de ritz building
(1)
disneysea
(1)
diy
(1)
doraemon
(1)
dotonbori
(1)
emporium pluit
(1)
fish
(1)
foliage
(1)
food bazaar
(1)
food court
(1)
fuglen
(1)
fujiko f. fujio
(1)
fusion
(1)
garden korea
(1)
gelato
(1)
gion
(1)
gotemba
(1)
gotemba premium outlet
(1)
gusung macan
(1)
gwangali
(1)
haeundae
(1)
hakone
(1)
high tea
(1)
home-made cuisine
(1)
hotdog
(1)
htiachi seaside park
(1)
intiland tower
(1)
jepang mahal
(1)
jr pass
(1)
juice
(1)
kawasaki
(1)
kebayoran
(1)
kelapa gading
(1)
kemang
(1)
kemayoran
(1)
kempinski
(1)
kepulauan seribu
(1)
kiyomizu dera
(1)
korail pass
(1)
kushiyaki
(1)
lake toya
(1)
lighting festival
(1)
lippo mall kemang
(1)
lippo mall puri
(1)
macau
(1)
makan apa di myeongdong
(1)
makan murah di korea
(1)
mal kelapa gading
(1)
mandarin oriental
(1)
meguro
(1)
membabibuta
(1)
middle eastern cuisine
(1)
midplaza
(1)
milkshake
(1)
moroccan cuisine
(1)
mutton
(1)
myeongdong
(1)
myeongdong food guide
(1)
nami island
(1)
nara
(1)
one belpark
(1)
pancake
(1)
penang
(1)
pengajuan visa korea
(1)
persiapan jepang
(1)
persiapan ke korea
(1)
pho
(1)
pim
(1)
pondok indah
(1)
por que no
(1)
portugese cuisine
(1)
prayers
(1)
promo
(1)
pulau balik layar
(1)
pulau bulat
(1)
pulau gosong
(1)
pulau harapan
(1)
pulau macan
(1)
pulau perak
(1)
radio dalam
(1)
ramen Jakarta
(1)
ramen PIK
(1)
recipe
(1)
restoran myeongdong
(1)
roxy
(1)
running man haha restaurant
(1)
sausage
(1)
sekapur sirih
(1)
sekosani
(1)
semanggi
(1)
seoul food guide
(1)
set menu
(1)
shinsaibashi suji
(1)
shopping
(1)
sogo
(1)
sop buntut
(1)
starbucks
(1)
starbucks reserve
(1)
stea
(1)
steak ramen
(1)
street food
(1)
suki
(1)
sundanese food
(1)
sunday brunch
(1)
swiss cuisine
(1)
takayama
(1)
the garden of morning calm
(1)
tips
(1)
toast
(1)
tokyo disneyland
(1)
toyako
(1)
transportasi korea
(1)
traveloka
(1)
turkey
(1)
turkish cuisine
(1)
tv
(1)
udon
(1)
umeda
(1)
universal studios
(1)
valentine
(1)
vegan
(1)
venison
(1)
vietnamese cuisine
(1)
voucher
(1)
waffle
(1)
warisan kuliner
(1)
wedding venue
(1)
winter in japan
(1)
wolter monginsidi
(1)
yanaka ginza
(1)
yesboss
(1)

























































